You are currently browsing the category archive for the ‘motivasi hidup’ category.

berawal dari biji kacang hijau, yang tumbuh menjadi kecamba dan menjadi pohon yang kecil dan sangat rentan. tumbuh dan berkembangnya sebuah batang toge yang relatif singkat, membuat kita sering mengabaikan sebatang pohon toge.

pohon ini sangat unik dan sangat lemah, walaupun secara umum setiap tunas baru dari pohon selalu lemah, tapi kita selalu saja menganggap kalau pohon toge yang terlemah.

putihnya batang dari pohon toge memberikan kesan yang sangat rapuh, hijau muda yang mewarnai daunnya membuat kesan rapuh itu semakin lekat.

silemah yang kita kenal memliki sebuah impian dan mimpi yang sangat jauh. di hadapan sang durian, toge hanya bisa berharap dan melihat buah durian yang berduri dari bawah, sedangkan si toge hanya bisa memiliki buah yang kecil dan berwarna hijau. berharap, memohon, dan meminta… itulah yang direnungkan oleh si toge pada Allah.

dalam renungannya, si toge mempercayakan bahwa dia akan memiliki buah yang berduri layaknya buah durian. dengan kepercayaan dan untuk mewujudkan apa yang diinginkannya itu, si toge bersikeras untuk melawan sebuah keterbiasaan dengan memperpanjang masa hidupnya yang sangat sebentar.

dengan kegigihannya dan kemantapan hatinya untuk memiliki buah yang berduri, si toge mempersiapkan segala cara, walaupun selalu saja rasa tidak percaya diri menghantuinya.

dan…

kita nantikan apa si togeĀ  ini dapat menjadi sebuah terobosan baru dengan buah yang berdurinya??

Iklan

massa perang sudah menjadi hal yang biasa dalam dunia Islam, Islam mengajarkan kami umatNya selalu berperang ketika memang jalan itu yang benar.

Muhammad membimbing umatNya dalam etika berperang. dimana kita tidak boleh membunuh mush yang sudah menyerah, melainkan memerdekakan mereka yang memang terdzalimi.

perang dalam artikel ini bukan perang yang secara umum. ini hanya istilah yang diambil untuk membuat suasana menjadi “wah….”.

kenapa kata perang?? karena bisa dibilang kegiatan yang akan dilakukan anak2 belia ini adalah perang. yup, memperebutkan kursi disetiap program studi pada PTN di Indonesia.

mereka bisa berteman ketika mereka dalam dunia pergaulan mereka. tapi ketika mereka ingin memperebutkan FKUI… mungkin mereka akan menyiapkan segala amuni mereka untuk menyingkirkan enemy2 mereka. nah, amunisi disini bukan amunisi yang biasa, kaya peluru, pistol, dan pisau atau semacamnya. peluru disini berupa seberapa cerdas dan cepat mereka menggunakan logika mereka dalam menyelesaikan soal.

wow jadi kita harus bener2 prepare ya teman2 dalam menghadapi ujian saringan masuk yang akan kita lewati nanti… karena bisa aja temen sebangku kita, atau bahkan pacar kita yang kita sayang menjadi enemy dalam permisalan diatas. wow…

nah untuk menghadapi ujian tersebut saya punya sedikit saran untuk sukses menuju kursi PTN yang jadi pilihan pertama kita (maklum saya sekarang ditempat pilihan kedua saya pas SNMPTN). kenapa saya mengambil judul “tiket …”, jadi saat saya super intensif di NF tahun 2009 kemarin, saya bertemu dengan anak FasilkomUI’08 namanya M. Rafsanjani tapi akrab dipanggil Ifan, bukan hanya bertemu sih, tapi saya juga diberikan sebuah motivasi-motivasi kecil.

saat kita berdiskusi dia bilang, “yadi, kalau yadi mau sukses untuk masuk tekim (pilihan pertama saya) yadi harus beli KTM tekim sama Allah.” nah saya bingung, ko?? tapi dia memperjelas maksud dari omongannya itu. “jadi begini (sambil mengeluarkan KTMnya dari dompetnya, nah yadi lihat KTM saya, yadi bisa membeli ini dari Allah.”

inti dari pembicaraan kami seperti ini. jadi analogi yang dia keluarkan PTN yang ingin kita masukin itu kan ciptaan manusia, dan manusia masih mahluk ciptaan dari yang Maha Pencipta Allah. jadi kita dapat mendapatkan apa yang kita mau dengan kita membelinya dari yang Maha Pencipta. wah menarik bukan?? nah yang buat saya bingung saat itu, gmana cara membelinya?? teman2 juga pasti bertanya2kan? gmana cara membelinya?? masa kita kasih uang gitu ke Allah sambil bertapa di gua hira gitu?? wah mana mungkin! lagi pula Allah mana butuh uang rupiah kalian yang nilai nominalnya kecil gini. jadul bener. caranya itu jadi rahasia saya lha… ha3. gak ko, jadi gini caranya..! kita sebagai umat yang baik, cobalah untuk membelanjakan sedikit uang kita ke tempat yang membutuhkan. jangan warung sebelah rumah, mereka emang butuh uang, tapi beda atuh niatnya. jadi kita bisa bersedekah ke tempat2 yang bener2 sedang butuh uang cepet, misalnya masjid yang sedang renovasi, tapi kita lihat juga masjidnya. banyak donaturnya gak. karena jika kita memberika uang ketempat yang bener2 sangat membutuhkan maka doa kita dan niat kita InsyaAllah dijabah Allah. amin. dan untuk masalah nominalnya berapa itu tergantung dari niat teman2, teman2 ikhlas gak kalau banyak, dan jangan sampai uang untuk beli formulir UM atau semacamnya dibelanjakan untuk ini. gmana kalian bisa masuk PTN kalau kalian gak daftar.he3…

wah tips dari saya ini sangat simple ya tapi membutuhkan banyak2 pemikiran, awas lho kalau sampai uang yang dikeluarkan itu kamu gak ikhlas?? bisa2 teman2 gak masuk PTN lagi karena Allah marah, he3, kidding..

mudah2an tips dari saya ini membantu teman2 ya dalam masuk PTN pilihan pertama teman2. oh ya saya juga melakukan ini lho, dan hasilnya saya bisa masuk Fisika UI.

mohon mav ya jika ada kesalah. saya bukannya mau riya, tapi niat saya menulis ini karena saya mau membantu teman2 masuk PTN pilihan pertama teman2. bagi yang gak punya uang jangan kecil hati. masih banyak usaha kita untuk masuk PTN pilihan pertama.

semoga kita dapat masuk PTN pilihan pertama ya teman2..

selamat berjuang… cia yooooo

semua terasa sangat tidak dapat terprediksi, saya merupakan tipe orang yang suka akan imajinasi masa depan, membayangkan semua yang akan terjadi di masa depan..

tapi entah kenapa semua itu terasa hancur ketika saya melihat sosok yang jelas keberadaannya dan sangat dikagumi… entah!! apa saya iri dengan sosok itu? saat saya membayangkan sebuah image sosok itu semua rekayasa masa depan saya difikiran saya serasa hancur dan berantakan…

iri??apa hal itu nyata?saya masih bingung kenapa saya bisa berfikir seperti itu!!

saya tau Allah menciptakan semua rasa itu karena umat yang diminta untuk selalu dekat dengannya, tapi apa rasa iri itu melarut dalam hati saya?

saya yang tidak perduli dengan masalah orang lain, dan jauh lebih tertutup dengan masalah sendiri yang dianggap masih bisa ditahan, tidak pernah merasakan hal yang seperti ini.

apa teman2 bisa membantu saya?? mungkin sebuah pesan singkat dari teman2 bisa membantu saya…

terima kasih

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya

Tulisan Terkini

Jumlah Partisipan

WAU_colored('o0tgqrv71l09', '0072bcfff200')