26 januari 2010, sebuah perasaan selalu menuntut keadilan. banyak hal yang di berikan untuk sebuah perasaan. tapi tidak bisa mengelah dari kenyataan. memohon dan meminta hanya mendapatkan sebuah salam pahit.

selalu mencoba untuk meminta mav karena kesalahan, tapi hanya dimaki “terlalu sering buat sakit dan sebuah kesempatan sudah habis”

menangis dan mengurung diri dikamar, bukan memberikan jawaban yang diharapkan. hanya mendapatkan kesunyian dan sakit yang makin dalam.

apa mencintai membutuhkan pengorbanan? itu menjadi hal yang di anggap benar ketika sebuah kesempatan diberikan. mencoba mengisi untuk jadi yang terbaik dan yang terindah untuknya. menyayanginya memberikan sebuah inovasi.

apa Allah menciptakan sebuah perasaan untuk disakiti? bukannya sebuah perasaan diciptakan untuk mengisi hal yang kosong! sangat membutuhkan hati yang disayang.

Allah, apakah Engkau menciptakan perasaan ini untuk disakiti? tergugah hati ini ketika keringat jatuh dari mata ini. menyesali hal yang telah berlalu hanya memberikan kesakitan.

mencintainya sedalam hati ini dengan sepenuh hati membuat orang dekat menjadi iri. apakah sebuah keirian itu yang membuat hati sakit? jawabannya dari setiap pertanyaan hati selalu tidak dapat dicari.

sesal hati ini memperlakukan hatinya sekasar kerikil. hati adalah sebuah elemen yang sangat halus dan kenapa hati diberikan sifat kasar?

ya Allah apa yang harus dilakukan hati ini? apa menangis dapat memberikan jawaban yang pasti? apa diam akan membuat semuanya jadi bening? apa mati dapat menghidupkan perasaan yang terkubur?

hanya keadilan yang diharapkan darinya…

karena hati ini terlalu mencintainya…

selamanya…

Iklan