You are currently browsing the monthly archive for Desember 2009.

Sering kita mendengar kata cinta dan sayang. Terlebih ketika kita memiliki orang yang kita sayang atau kita cinta, pasti kita sangat ingin sekali mendapatkan kata-kata itu setiap saat. Namun, kata cinta lebih rapuh dari sebuah kata sayang. Setiap orang menginterpretasikan kata cinta sebagai kata yang hanya mereka berikan kepada orang yang mereka sayang dan yang sudah berkomitmen dengannya. Sedangkan kata sayang hanya mereka berikan kepada orang yang mereka sekedar sayang, misalnya pacar. Tapi kenyataanya kata tersebut belum dapat diartikan sempurna.

Saya memiliki sebuah interpretasi lain dalam sebuah arti kata cinta dan sayang. Kata cinta lebih terlihat arogan dan sangat kokoh, sedangkan kata sayang terlihat lembut dan sangat rapuh. Tetapi dalam kenyataannya sebuah kata cinta hanya kuat sementara, misalnya jika saya mengatakannya “aq cinta kamu honey” kata-kata itu sangat kuat artinya tetapi dibalik kata itu tersimpan sebuah kelemahan, seperti apakah kelemahannya? Kelemahan itu timbul karena sebuah hati yang membutuhkan perhatian sangat rentan dan sangat membutuhkan sebuah kasih sayang yang lembut dan tidak kasar, oleh karena itu kata cinta sangat tidak pas dan memiliki kelemahan. Lain hal dengan kata sayang, kata sayang sangat lemah dan dapat bertahan sangat lama bahkan hingga mereka berkomitmen, tentunya jika kita mengatakan “aq sayang kamu honey” itu dapat memberikan sebuah makanan yang sangat nikmat untuk hati yang membutuhkannya, kelembutan dari kata sayang sangat memberikan penyejukan untuk hati kita yang membutuhkannya, indah terasa dihati jika kita memberikan kata “aq sayang kamu honey”…

Dalam pengertian umum mungkin mereka berkata “ah kata sayang dan cinta sama aja!”, hm… sebetulnya sangat berbeda sekali. Cinta dapat diartikan sebagai nafsu untuk memuaskan saja, tapi kata sayang tidak memperhatikan itu, kata sayang diberikan dari sebuah hati untuk hati yang rapuh.

Ketika kita memiliki pasangan, kata sayang sangat mereka butuhkan untuk menyejukkan hati masing-masing mereka. Menurut saya, saat kita menyayangi seseorang, lakukanlah hati orang itu yang serapuh kapas dengan selembut mungkin, dapat juga kita bayangkan kalau hati orang yang saling merindu itu sebagai peliharaan yang lapar akan makanan agar kita mendapatkan kesuksesan dalam kasih sayang, saya menganjurkan berikanlah selalu hati pasangan kita dengan sebuah kata “aq sayang banget kamu honey” selalu setiap kita kangen dan kita membayangkannya, bukan kata “aq cinta kamu honey” dengan penjelasan diatas ya dapat kita pergunakan ini…

Kata-kata ini bersifat umumbukan hanya untuk anak-anak umur 17 tahun saja, dalam hubungan rumah tangga pun dibutuhkan sebuah pengakuan pribadi dari setiap pasangannya. Setiap rumah tangga selalu disibukan oleh urusan masing-masing, kesibukan mereka membuat mereka gengsi untuk mengucapkan kata “aq sayang kamu mama/sayang/honey/darling” padahal kata-kata itu sangat mereka harapkan keluar dari mulut pasangan mereka sendiri. Oleh karena itu, janganlah kita gengsi untuk mengucapkan kata-kata itu walaupun umur kita sudah terlewat tua 50 tahun lebih, karena kesuksesan rumah tangga pun diawali dari kata-kata itu, maka untuk menyukseskan hubungan kita kenapa tidak jika kita tidak enggan-enggan untuk selalu mengucapkan kata-kata itu.

Saya buat ini hanya sebatas objektif saja, sebuah pengalaman membuat kita dapat mengetahui hati orang yang kita sayang selembut apakah ia. Pengalaman memberika sebuah interpretasi sendiri untuk pribadi sendiri.

Saya memiliki seorang wanita yang saya sayang… saya selalu menyakitinya, tapi entah kenapa dia selalu mudah bilang sayang sama saya, “aq sayang banget kamu di!” selalu kata itu terucap dibibirnya ketika sebuah makian keluar dari mulut saya. Saya menyesali setiap makian saya terhadapnya. Teman-teman tahu kenapa saya bilang kata sayang lebih lembut dari kata cinta? Karena ketika dia bilang itu kepada saya, saat hati saya yang sakit karena emosi menjadi tenang dan sangat damai,hal ini berbeda dengan ketika kita mendapatkan kata cinta. Saya dengannya berhubungan jarak jauh, saya kuliah di depok dan dia kuliah di purwokerto, saat liburan pun ketika saya pulang ke jakarta dan dia kembali kerumahnya di lampung. Tetapi kami kuat dengan mengalahkan semua emosi-emosi yang membuat kami rapuh kemarin.

Saya mohon mav kepada teman-teman, di artikel saya ini saya mau memberikan sebuah arti sayang saya kepadanya ketika dia membaca artikel saya.

Dinda, kamu tau? Aq sayang banget sama kamu, hidup aq terasa sangat kosong tanpa warna ketika kamu jauh dari aq, tapi sayang, hati aq tetap milik kamu selamanya… yadi sayang kamu tri..

Terima kasih, au revoir..

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya

Jumlah Partisipan

WAU_colored('o0tgqrv71l09', '0072bcfff200')