You are currently browsing the monthly archive for November 2009.

Hari ini adalah hari Idul Adha 1430 H. dalam sejarahnya dulu, hari ini adalah hari dimana seorang bapak nabi yaitu Nabi Ibrahim As. mendapat perintah dari Allah SWT. untuk menyembelih anaknya dari Siti Hajar (hamba sahayanya dari Siti Sarah istri pertamanya) bernama Ismail As.

Allah memerintahkan Ibrahim untuk menyembelih anaknya Ismail karena Allah ingin tahu seberapa besar rasa kasih sayang bapak anak ini dalam memenuhi perintah Tuhannya.

saat saya salat id tadi pagi, saya sedikit menyimak pembicaraan Khotib. dy berkata “Ibrahim adalah contoh seorang pemimpin yang sangat arif dan bijaksana dalam urusannya, secara umum seorang pemimpin memiliki kuasa penuh dalam setiap keputusannya, namun dalam hal ini Ibrahim sangat bijaksana, Ibrahim tidak ingin mengunakan kepemimpinannya untuk memutuskan kehendaknya sendiri. demi menjalani perintah Allah SWT. disaat-saat tertentu Beliau mengajak anaknya Ismail untuk berdiskusi mengenai perintah Allah ini. setelah Ia berdiskusi dengan anaknya, anaknya memberikan respon yang sangat bijak pula, bukannya menolak permintaan sang ayah, melainkan Ismail memantapkan hati ayahnya untuk menyegerakan perintah Allah tersebut.” wah subhanallah sekali perilaku anak bapak ini.

saya yang mendengar itupun langsung berfikir, sangat bijaksananya ya Ibrahim As. dengan kepemimpinannya Beliau tidak mau menjadikan itu sebagai senjata ia untuk mendiktator rakyatnya.

saya pun mendengarkan lagi pembicaraan khotib itu,

hari dimana penyembelihan Ismail pun tiba, saat inggin mempersiapkan diri, Ismail mendapat bisikan setan terkutuk, “Ismail janganlah engkau mau diperlakukan ini oleh ayahmu, Dia (Ibrahim) hanya mau memusnahkanmu karena Dia sangat sayang sama Ishak As. (anak SIti Sarah istri pertama Ibrahim) saudaramu.” dengan kemantapan hatinya Ishak tidak memperdulikan bisikan setan tersebut, Dia lebih memilih untuk meneruskan perintah Allah yang ditanggungkan kepada ayahnya. sebelum disembelih, Ismail dikenakan kain putih oleh Ibrahim untuk menutupi mukanya. dan ketika pisau yang sangat tajam itu akan menebas leher ismail, dengan kuasanya, Allah SWT. menukar jasad Ismail dengan seekor lembu besar. dan selamatlah Ismail. Alhamdulilah..

begitulah yang dikatakan khotib tadi dalam ceramahnya, itu intinya (sejarah hari raya Idul Adha) tapi penjelas ceramahnya sangat lucu menurut saya. saya merasa kalau Khotib itu sedang membuat pantun yang sangat harmonis, karena disetiap kata-katanya dia buat sangat rapi dan selalu diakhiri oleh kata-kata yang sama. hahaha…

setelah saya melihat televisi acara empat mata bukan (oh kebalik ya maksudnya bukan empat mata) saya menyimak kata-kata ustad ahmad al-habsyi, dia bilang kenapa saat menyembelih hewan ada sarat-saratnya seperti memperbanyak ucapan takbir (Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar, … .) karena disaat Ibrahim akan menyembelih leher anaknya Ismail, semua malaikat Allah menyaksikan kejadian itu, mereka (malaikat-malaikat Allah) melihat sambil mengucap takbir.

begitu lah cerita singkat dari sejarah pemotongan hewan kurban di hari raya Idul Fitri. namun Allah memang mahaadil, Allah menyerukan hari ini sebagai hari untuk umat islam memotong hewan kurban adalah sebagai hari bahagia umat islam, Allah menciptakan umatNya tidak semua kaya, Allah menginginkan dihari ini semua umat islam saling berbagi dan berbahagia karena mereka (yang miskin) dapat mencicipi nikmatnya daging.

begitulah cerita singkat saya di hari ini, hari yang sangat membahagiakan untuk umat islam di dunia. karena hari ini adalah hari Idul Adha 1430 H.

semoga tulisan saya ini dapat memberikan manfaat untuk teman-teman pembaca. Amin…

Iklan

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya

Tulisan Terkini

Jumlah Partisipan

WAU_colored('o0tgqrv71l09', '0072bcfff200')